Peluang Usaha Roti Rumahan yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Peluang usaha roti 1000an memang menjadi salah satu peluang usaha rumahan yang cocok untuk ibu rumah tangga ataupun untuk bisnis sampingan. Yang memiliki hobi membuat macam-macam roti. Walaupun begitu usaha roti rumahan ini juga memiliki keuntungan yang menggiurkan.

Peluang  usaha roti rumahan
sumber : tempo.co

1. Rincian modal awal

Berikut ini adalah gambaran mengenai rincian modal awal yang diperlukan untuk memulai usaha roti rumahan.

NoModal awal atau barang inventasiHarga
1Mesin pengaduk adonan /mixerRp 1.200.000
2Mesin ovenRp 700.000
3Kompor dan gasRp 250.000
4Meja dan kursiRp 500.000
5LoyangRp 70.000
6Mesin pengemasRp 350.000
7Baskom ukuran besarRp 20.000
8PisauRp 15.000
9SpandukRp 50.000
10Peralatan lainnyaRp 73.000
 Total untuk biaya modal awalRp 3.228.000

 

Biaya Variabel atau biaya yang harus dikeluarkan perbulannyaHarga
telur Rp. 1.000.000
tepung terigu Rp. 1.200.000
mentega Rp. 700.000
baking soda Rp. 400.000
susu bubuk Rp. 700.000
gula pasir Rp. 1.000.000
vanili Rp. 120.000
pewarna makanan Rp. 400.000
ragi instan Rp. 450.000
butter Rp. 510.000
selai Rp. 800.000
isi roti Rp. 700.000
pengemas Rp. 170.000
gas lpg Rp. 250,000
 air dan listrik Rp. 100.000
 sewa tempat Rp. 500.000
 Total Biaya Variabel Rp. 9.000.000

2. Perhitungan Keuntungan

Jika dalam usaha roti rumahan anda dalam satu hari berhasil menjual 150 buah roti kecil dengan harga Rp 1.000

Maka dalam satu hari pendapatan anda untuk roti kecil tersebut mencapai Rp 100.000. lalu jika roti dengan ukuran sedang seharga Rp 2.000 dapat anda jual sebanyak 100 buah

Maka dalam satu hari anda mendapatkan Rp 200.000. lalu jika ke 2  roti tersebut digabungkan.

Maka dalam satu hari anda berhasil menjual 200 potong roti dengan mengantongi Rp 350.000. lalu jika dihitung dalam satu bulan maka Rp 350.000 x 30 hari total pendapatan kotor per bulan anda mencapai 10.500.000.

Maka dalam satu bulan keuntungan yang didapat hingga Rp 1.500.000 . Hal tersebut belum termasuk penyusutan alat, maka dengan itu dalam waktu 3 bulan biaya untuk membeli barang inventasi sudah tertutupi.

3. Langkah awal dan tips untuk menghemat modal awal

– Modal : Selain modal awal berupa peralatan untuk usaha roti rumahan, dan juga modal untuk bahan baku membuat roti rumahan. Anda juga harus memiliki modal berupa keahlian membuat roti, karena jika tidak modal awal untuk membuat roti akan terbuang percuma hanya untuk percobaan yang gagal

– Alat yang diperlukan : Jika anda ingin menghemat modal awal untuk usaha roti rumahan, maka anda dapat menggunakan dengan cara meminimalisir barang yang anda beli. Usahakan membeli keperluan usaha anda yang benar-benar anda perlukan

– Marketing : Karena jika promosi menggunakan cara menyebarkan Brosur maka hal tersebut membutuhkan biaya lagi. Untuk mengatasi hal tersebut, anda dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi sekarang ini dengan mempromosikan lewat online seperti WhatsApp, Facebook Twitter Instagram atau dapat juga melalui situs jual beli online.

4. Analisa SWOT

Strength (kekuatan) : Harganya bermacam dan tentu saja terjangkau. Selain itu ukurannya juga bervariasi

Weakness (Kelemahan) : Teknologi yang digunakan belum secanggih pabrik roti. Selain itu mencari karyawan yang memiliki keahlian dibidang pembuatan roti sedikit sulit. Roti rumahan ini juga karena tidak menggunakan bahasa pengawet maka hanya dapat bertahan hingga 3 sampai 7 hari saja

Opportunity (peluang) : Memiliki konsumen yang ditidak sulit didapat. Konsumen pun dari berbagai kalangan dari yang muda hingga tua, laki-laki maupun perempuan.

Threats (ancaman) : Memiliki banyak saingan tidak hanya sesama pelaku usaha rumahan juga, namun juga roti kemasan yang sudah memiliki sertifikat kesehatan. Selain itu ancaman lain adalah jika bahan baku pembuatan roti sedang mahal.

5. Resep membuat roti rumahan

Berikut ini adalah resep rumahan yang mungkin bermanfaat untuk anda. Saya membuat roti dengan ukuran kecil atau biasa disebut d

Bahan :

– Tepung terigu protein sedang sebanyak 100 grm

– Tepung terigu berprotein tinggi sebanyak 150 gram

– Kuning telur sebanyak 2 butir

– Gula halus sebanyak 100 gram

– Cake emulsifier sebanyak 1 sendok makan

– Ragi instan sebanyak 1 sendok makan

– Margarin sebanyak 60 gram

– Garam secukupnya

– Air dingin

Isian :

– Selai coklat atau dapat diganti sesuai selera

Bahan untuk olesan :

– Campurkan 35 ml susu cair dengan 2 butir kuning telur

Cara membuat:

1. Campurkan bahan berupa tepung terigu protein tinggi dan sedang, susu bubuk, gula halus dan juga ragi instan. Aduk hingga semua bahan tercampur rata

2. Masukan kuning telur dan juga cake emulsifier. Aduk kembali

3. Setelah itu, masukan air dingin sedikit demi sedikit sambil diuleni. Uleni hingga adonan Kalis

4. Setelah dirasa sudah kalis, ambil sedikit adonan tadi lalu bentuk menjadi bulat. Setelah semua adonan sudah dibentuk. Masukan kedalam wadah tertutup lalu diamkan sekitar 30 menit

5. Jika sudah, keluar adonan dari wadah kemudian uleni lagi adonan tersebut. Selanjutnya isi adonan dengan isian roti. Tutup isian hingga tidak terlihat. Lakukan hal itu sampai adonan habis

6. Olesi adonan roti unyi dengan bahan oles yang sudah dibuat sebelumnya.

7. Masukan oven, penggang dan tunggu hingga roti matang

 

You May Also Like

About the Author: pejuangreceh

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *