7 Tips Langkah Awal Membangun Bisnis Warung Angkringan dengan Desain & Konsep Kekinian

Peluang usaha warung angkringan bisa kita katakan masih sangat bagus, karena banyak orang suka nongkrong malam hari dan bingung mencari makan saat malam hari yang murah.

Karena itu ketika Anda ingin mencoba membuka usaha ini harus melakukan persiapan awal, mengetahui modal dan keuntungan yang didapatkan. Berikut ini adalah gambaran analisa usahanya :

1. Persiapan Awal Usaha warung angkringan

Peluang usaha warung angkringan
sumber : kamirsempat.blogspot.com

Untuk yang tertarik untuk menjalankan usaha kuliner warung angkringan, pada tahap awal pembuatannya, harus memperhatikan hal berikut ini :

– Target Konsumen

Untuk target konsumen dari usaha kuliner ini adalah orang yang suka keluar malam dan juga orang yang bingung mencari makan di malam hari dengan harga yang murah dan mengenyangkan. Selain itu untuk orang yang suka nongkrong juga sangat terbantu ketika Anda membuka angkringan, karena mereka bisa ngopi dan makan gorengan atau makan dengan porsi yang tidak terlalu banyak.

– Strategi Pemasaran

Untuk menjual makanan di warung angkringan agar cepat laku bisa melalui social media. Karena pamasaran paling mudah, cepat dan gratis adalah dipasarkan di facebook, instagram dan social media lainnya.

– Karyawan Usaha

Saat ingin menjalankan usaha ini, Anda bisa mempekerjakan karyawan 1 sampai 2 orang tergantung budget modal awal yang Anda miliki. Karena mereka akan membantu Anda menyiapkan semua barang dagangan dan membantu menjualnya.

2. Perincian Moda Awal Usaha

Biaya Investasi

Gerobak Angkringan, Kursi, Meja, Tikar, dan TealRp.3.000.000,-
2 lusin Gelas biasaRp.50.000,-
2 lusin SendokRp.40.000,-
2 pcs Teko plastik ukuran besarRp.30.000,-
1 buah Termos EsRp.50.000,-
6 pcs GarpuRp.20.000,-
4 buah NampanRp.28.000,-
Wadah sendokRp.6.000,-
Wadah untuk nasiRp.25.000,-
2 buah Ember ukuran sedangRp.25.000,-
3 buah Tempat sampah bahan plastikRp.25.000,-
Total biayaRp.3.299.000,-

Biaya Operasional Angkringan Setiap Harinya

Gas LPG 3 kgRp.8.400,-
ArangRp.5.500,-
3 kaleng SusuRp.26.500,-
2 kilogram GulaRp.23.500,-
1 kilogram KopiRp.15.500,-
1,5 kilogram JaheRp.12.500,-
5 Es batuRp.3.500,-
1,5 kilogram JerukRp.5.500,-
5 bungkus TehRp.8.500,-
Cabe merah dan keriting campurRp.8.500,-
¼ kilogram Bawang merahRp.6.500,-
¼ kilogram Bawang putihRp.4.500,-
3 kilogram BerasRp.27.500,-
Beberapa TomatRp.4.500,-
Beberapa KunyitRp.2.500,-
Ketumbar secukupnyaRp.3.500,-
Kemiri secukupnyaRp.3.500,-
7 pcs KecapRp.3.500,-
1 kilogram Leher ayamRp.14.500,-
1,5 kilogram Ikan teriRp.6.500,-
1 kilogram Sayap ayamRp.14.500,-
1,5 kilogram Telor PuyuhRp.13.500,-
1 kilogram Jeroan AyamRp.9.500,-
1,5 kilogram TelorRp.9.500,-
Gula merah ½ KgRp.5.500,-
Tempe 5 BalokRp.17.500,-
Tahu 2 BungkusRp.11.500,-
Tape 1 BungkusRp.5.500,-
1 kilogram TeriguRp.8500,-
1,5 kg Tepung BerasRp.6.500,-
Total Biaya Operasional PerhariRp.296.900,-
Maka biaya per bulan Rp 296900 x 30 hariRp.8.907.000,-

Apabila kita asumsikan sehari ada 100 orang pelanggan membeli makanan di Warung Angkringan dengan harga rata-rata makanannya adalah 2000 :

100 orang x Rp 2000 rata-rata harga makanan di angkringan x 30 hari penjualan = Rp 6.000.000 adalah pendapatan atau omset makanan setiap bulannya.

Selanjutnya apabila ada 100 orang pelanggan membeli minuman di angkringan berarti bisa mendapatkan omset:

100 orang x Rp 2.500 harga rata-rata minuman di angkringan x 30 hari penjualan = Rp 7.500.000 adalah pendapatan dari minumannya.

Maka kita dapatkan omset total angkringan dari makanan dan minuman per-bulan sebesar Rp 13.500.000,-.

Untuk menghitung Keuntungan bersih dari usaha warung angkringan maka omset satu bulan Rp 13.500.000 –  biaya operasional per bulan Rp 8.907.000 = maka dihasilkan utung bersignya Rp 4.593.000/Bulan.

Untuk menghitung BEP maka dihitung berdasarkan Keuntungan Bulan pertama Rp 4.593.000 – Moda awal perlengkapan Rp 3.299.000 = maka dihasilkan sisa Rp 1.294.000, yang artinya BEP terjadi pada bulan ke 1.

Keuntungan bersih usaha warung angkringan pada bulan pertama adalah Rp 1.294.000. Jika jumlang pelanggan tetap, maka pendapatan Anda di bulan berikutnya untuk warung angkringan adalah Rp 4.593.000 jika dikalikan sisa bulan dalam setahun maka keuntungan pertahun sebesar Rp.50.523.000.

3. Tips Menghemat Uang Modal

Pertama untuk menghemat modal awal usaha, awal pembuatan angkringan tidak usah mempekerjakan karyawan. Kemudian porsi barang yang dijual harus dikurangi terlebih dahulu, jika setelah beberapa bulan warung ramai barulah memperbanyak porsi menu makanannya yang dijual.

4. Analisa SWOT

Strenght (kekuatan) : Sebagai seorang penjual makanan di Angkringan, agar pelanggan banyak makanan yang dijual harus memiliki rasa enak, banyak porsinya dan murah.

Weakness (kelemahan) : Biasanya jika hujan maka usaha ini akan sepi pelanggan dan makanan yang tidak laku bisa basi.

Opportunity (peluang) : Warung angkringan banyak dibutuhkan oleh orang yang suka nongkrong dan juga yang membutuhkan makanan di malam hari.

Treath (ancaman) : Tempat berjualan banyak preman atau orang yang makan tidak membayar. Persaingan dengan pedagang angkringan lainnya yang terkadang bisa menjual bersebelahan dengan lapak yang Anda miliki.

 

You May Also Like

About the Author: indragaming

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *